HUT ke-11 KCIC: Wamenaker Desak Percepatan Alih Teknologi Whoosh ke SDM Lokal

admin

17 Okt 2026

Wamenaker Afriansyah menyampaikan sambutannya dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sekaligus HUT ke-3 operasional Whoosh di Stasiun Halim, Jakarta Timur. (Foto: Dok. Biro Humas Kemnaker)

JAKARTA — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah mendesak optimalisasi alih pengetahuan (transfer of knowledge) dari tenaga kerja Tiongkok ke tenaga kerja Indonesia. Penegasan ini disampaikan dalam perayaan HUT ke-11 PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sekaligus 3 tahun operasional Whoosh di Stasiun Halim, Jakarta Timur, Jumat (16/10).

Afriansyah menyatakan bahwa kemandirian SDM lokal bersifat krusial agar ke depan teknisi dan operator Indonesia mampu mengelola Whoosh secara profesional tanpa ketergantungan pihak asing.

“Kemnaker terus berkolaborasi dengan KCIC karena sektor ini menyerap banyak tenaga kerja domestik. Ke depan, kualitas pelayanan dan perhatian terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus menjadi prioritas utama,” ujar Afriansyah.

Selain menyoroti SDM, Wamenaker mengapresiasi tingginya tingkat ketepatan waktu (on-time performance) Whoosh. Namun, ia mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi transportasi harus diimbangi oleh tiga faktor utama:

  1. Kualitas pelayanan yang prima.
  2. Soliditas dan kerja sama tim yang kuat.
  3. Kepatuhan mutlak terhadap standar K3.

Ekspansi Rute Trans-Indonesia

Melihat keberhasilan rute Jakarta–Bandung, pemerintah mendorong KCIC untuk mulai mempersiapkan ekspansi besar-besaran. Target jangka panjangnya adalah menghubungkan jalur kereta cepat hingga Surabaya, serta menjangkau pulau-pulau besar lain seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Selamat ulang tahun dan sukses untuk KCIC. Semoga momentum ini memperkuat semangat untuk terus meningkatkan pelayanan dan berkontribusi besar bagi kemajuan transportasi nasional,” tutupnya.*

Author Image

Author

admin

Tinggalkan komentar

iklan affiliate