Tiga Pemancing Muda yang Karam di Tebo Ditemukan Meninggal Dunia

admin

16 Agu 2026

Tim SAR gabungan menggunakan lampu sorot dan perahu karet menyisir sungai guna mencari tiga pemancing yang karam, sebelum seluruh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Batanghari, Desa Sungai Aro, Tebo, Jambi, Sabtu (15/8/2026) malam. (FOTO : SAR JAMBI)

TEBO – Hobi memancing di akhir pekan berubah menjadi petaka kelam yang menyisakan duka mendalam bagi warga Jambi. Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap musibah karamnya perahu yang membawa tiga pemancing muda di Sungai Batanghari, Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, resmi ditutup pada Sabtu (15/08/2026) malam. Harapan keluarga agar mereka kembali dengan selamat pupus setelah seluruh korban ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi tak bernyawa.

Kronologi Petaka di Air Tenang

  • Sabtu, 15 Agustus 2026: Tiga warga berangkat memancing untuk menyalurkan hobi.
  • Tengah Sungai: Perahu yang mereka tumpangi mendadak karam dan langsung tenggelam.
  • Arus Mematikan: Ketiga korban terhempas dan hilang ditelan arus Sungai Batanghari.

Evakuasi Memilukan Tiga Korban

  • M. Egi Firmansyah (17): Korban pertama yang berhasil dievakuasi warga dalam kondisi meninggal dunia.
  • Rendra (16): Ditemukan kaku pukul 18.00 WIB, hanya berjarak 10 meter dari lokasi awal karam.
  • Ariel Saputra (21): Jasadnya ditemukan pukul 20.05 WIB, mengambang 30 meter dari titik hilang.

Akhir dari Pencarian Sunyi

Semua korban kini telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Sungai Aro dalam isak tangis keluarga. Setelah jasad terakhir dievakuasi, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing emosional untuk menutup operasi. Seluruh personel dari Pos SAR Bungo, BPBD, Damkar, TNI, hingga Polri kini ditarik kembali ke kesatuan masing-masing. Kantor Basarnas Jambi menyampaikan belasungkawa paling dalam atas tragedi yang menyisakan duka kelam ini.

Himbauan Basarnas Jambi

Menyusul rentetan tragedi mematikan ini, Kepala Basarnas Jambi menghimbau bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Batanghari:

  • Waspadai Arus Bawah Mematikan: Permukaan sungai yang terlihat tenang sering kali menipu. Arus bawah Sungai Batanghari sangat deras dan sanggup menyeret siapa saja dalam sekejap.
  • Jangan Berspekulasi dengan Kemampuan Berenang: Basarnas memperingatkan warga untuk tidak sombong atau berspekulasi dengan keahlian berenang di area sungai terbuka.
  • Wajib Gunakan Pelampung: Setiap warga yang naik ke perahu atau beraktivitas di dekat air wajib menggunakan jaket pelampung (life jacket) tanpa pengecualian.
  • Hubungi Call Center 115: Jika melihat tanda-tanda bahaya atau kecelakaan air, segera hubungi Emergency Call Center Basarnas di nomor 115 (Bebas Pulsa) demi penanganan cepat sebelum terlambat.*

Author Image

Author

admin

Tinggalkan komentar

iklan affiliate